Posted on

Saat generasi muda dipaksa oleh pemerintah untuk selalu berpikir cerdas untuk membentuk kualitas diri sendiri dan membantu membangun Negara Republik Indonesia

Oleh : Moses Pangihutan Marpaung

Sudahkah pemerintah melihat seberapa besar pengalaman yang terdapat didalam diri generasi muda bangsa ini? Sudahkah pemerintah melihat seberapa siap mental generasi muda bangsa ini untuk ikut campur tangan dalam kemajuan bangsa ini?
Bukan hanya dilihat dari seberapa tinggi level pendidikan seseorang, seberapa baik pekerjaan yang dimiliki seseorang. Tetapi sudah siapkah mental dan pengalaman generasi muda bangsa ini untuk menghadapi masalah kecil, masalah besar dan ikut berargumen dengan petinggi-petinggi pemerintah dan tokoh masyarakat yang memimpin bangsa ini?
Bukan ingin menjadi provokasi, kita bisa melihat contoh Bapak Anies Baswedan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang melakuakan blunder atas dirinya sendiri. Mungkin Anies Baswedan memiliki segalanya pintar, saleh, gagah, demokratis dan pluralis.
Tetapi Anies Baswedan sama seperti generasi muda bangsa ini yang belum meiliki mental kuat dan masih mudah terprovokasi oleh masyarakat Indonesia yang bodoh. Anies Baswedan tidak henti-hentinya menghujat dan mengeluarkan isu yang tidak benar terhadap masalah yang sedang besar dikalangan rakyat Indonesia maupun diluar Indonesia (masalah Ahok).
Mungkin saya juga masih belum menemukan atau belum bisa mengalahkan atau belum bisa mencari batas kemampuan yang saya miliki seutuhnya. Untuk generasi muda bangsa Indonesia, saya mengajak kalian mari kita sama-sama membangun bangsa ini untuk bisa menjadi lebih baik lagi. Mari kita temukan kesenangan dan kesejahteraan bangsa kita ini untuk lebih cerdas dalam berpikir dan mengambil sikap dalam memecahkan suatu masalah kecil maupun besar
UNTUK PETINGGI NEGARAKU YANG TERHORMAT DAN TERCINTA. BANTULAH KAMI (PARA PENERUS GENERASI BANGSA INDONESIA) AGAR KAMI BISA MEMILIKI BANYAK PENGALAMAN DAN MENTAL YANG KUAT UNTUK MEMAJUKAN BANGSA INI.

616 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

 

4 thoughts on “Saat generasi muda dipaksa oleh pemerintah untuk selalu berpikir cerdas untuk membentuk kualitas diri sendiri dan membantu membangun Negara Republik Indonesia