Posted on

Bahagia Itu Sederhana

Oleh : Ayu Andriani Sofyasari

Hai !perkenalkan namaku Mia,aku sangat senang sekali membaca dan mengoleksi buku-buku seperti buku  dongeng dan buku pengetahuan lainnya. Kata Ibuku dengan membaca kita menjadi lebih tahu dan membuat ilmu pengetahuan kita jadi bertambah lho.Hari ini adalah hari pertama aku masuk sekolah lagi setelah liburan panjang kemarin, pagi ini cuaca mendung sekali,itu pertanda akan turun hujan. Aku harus segera berangkat sebelum huhjan turun.
“Ibu aku berangkat dulu ya bu”
“Mia ini payungnya jangan lupa dibawa, bekal makananya udah ibu masukin tas ya nak!”
“Iya terimasih bu, Mia berangkat dulu ya”
“Iya hati-hati dijalan nak”
Setelah memakai sepatu dan berpamitan kepada ibuku,aku membuka payungku karena diluar mulai turun hujan.Jarak dari rumahku ke sekolah sangat dekat sekali terhalang oleh 3 blok rumah jadi setiap harinya aku berjalan kaki.Dalam perjalanan menuju kesekolah aku melihat seorang anak perempuan seumuranku bersama ayahnya mendorong gerobak sampah, dia melihat ke arahku sambil membawa buku matematika yang sampulnya sudah robek dan kotor.Aku merasa kasihan kepadanya.
“Miaaa !! Miaaaa!” Ada seseorang yang memanggilku , aku hentikan langkahku kemudian menengok kebelakang
“Hai Mia, aku panggil kamu dari tadi tapi kamu tidak menengok ke arahku”
“Hai Vina, maaf aku dari tadi memperhatikan anak yang diseberang sana, kasihan kan dia ?”
“Iya, seharusnya dia bersekolah seperti kita, bermain,belajar , iya kan Mia ?”
“Benar Via, kita harus bersyukur karena masih bisa bersekolah”
“Iya Mia kau benar”
            Bel sekolah  sudah berbunyi, mata pelajaran pertama hari ini adalah Bahasa Indonesia, Aku segera menyiapkan buku dan alat tulis kemudian kuletakan dimeja, sebelum pelajaran dimulai aku dan kawan-kawan  selalu berdoa
terlebih dahulu yang dipimpin oleh Ketua kelas yaitu Dino, dia dikenal sebagai murid yang paling cerdas dikelasku, nilai matematikannya selalu yang paling tinggi.Hebat bukan ?
“Selamat pagi anak-anak, bagaimana kabar kalian semuanya ?” Kata Ibu tika, guru Bahasa Indonesia
“Baik buuu !!” Semua serempak menjawab
“Bagaiamana liburan kemarin, kalian pergi kemana saja ?”
“Aku ke kebun binatang bersama keluargaku” kata Dino
“Aku ke rumah nenek bu di desa wanayasa” Kata ku
“Pasti sangat menyenangkan ya,oh iya kalian tahu besok tanggal 23 april 2016 adalah hari buku sedunia lho, siapa disini yang suka membaca buku ?”
“Saya, sayaaa !!” semua murid menganggkat tangan
“Bagus kalau begitu, teruslah membaca  karena membaca membuat kita lebih tahu, ilmu kita semakin bertambah dan otak kita semakin cerdas karena rajin membaca”
“Ibu kalau membaca komik bagaimana ?”  Kata Bima, semua orang tertawa
“Boleh saja, tapi usahakan baca juga buku lainnya ya ?. Oh iya, Sekolah kita akan menyelenggarakan donasi buku untuk orang-orang yang membutuhkan dan rencananya akan membangun perpustakaan ditempat-tempat terpencil tentunya dengan pesetujuan pemerintah, karena besok tepat tanggal 23 April 2016 adalah hari buku sedunia, jadi untuk kalian yang ingin menyumbangkan bukunya besok bawa ya ?”
“Ibu tadi pagi aku melihat anak seumuranku dia sedang membantu orangtuanya memungut sampah,apakah kita bias membantunya supayadia bisa bersekolah ?” Kataku
“Iya bias nak,karena selain itu, pihak sekolah juga menggalang dana untuk anak-anak yang putus sekolah supaya mereka bisa kembali bersekolah, bagi orang kalian yang ingin menyumbang besok datang kesekolah, ini surat persetujuannya, Dino tolong dibagikan”
“Iya siap bu”
3 mata pelajaran sudah terlewati dan bel sudah berbunyi waktunya untuk pulang hore !!. tidak sabar rasamnya untuk menunggu hari esok, aku sangat bersyukur sekali semoga anak yang tadi aku lihat disebrang sana bisa besekolah kembali.
            Malam ini aku menyiapkan buku yang akan aku sumbangkan untuk donasi besok, oh iya aku hamper lupa memberikan surat persetujuan kepada orang tuaku untuk acara besok. Aku segera bergegas memasukan 5 buku yang aku pilih kedalam tasku,dan kemuadian menemui ayah dan ibuku untuk membicarakan acara besok pagi.
“Ayah Ibu ini ada surat persetujuan untuk acara donasi dan penggalangan dana besok pagi, ayah ibu ayolah besok kesana ya?” katku sambil merengek
“”Boleh, tapi ibu yang kesana ya ?, karena besok ayah harus bekerja sayang, maaf ya ayah tidak bisa hadir”kataku ayah sambil mengelus rambutku
“Iya besok ibu kesana ya, udah selesai belajarnya Mia?”
“Sudah ibu”
“Kalau sudah sekarang cepat tidur ya, sudah jam berapa ini waktunya tidur”kata ibuku sambil tersenyum manis
“Iya, Ibu Ayah, Mia tidur dulu ya, Selamat malam”
“Iya selamat malam Mia” Kata ibu dan Ayahku
            Hari ini disekolah sangat ramai sekali oleh orang tua siswa dan aku harap anak-anak yang putus sekolah bisa bersekolah kembali dan mengejar cita-cita yang mereka impikan.Acaranya berlangsung dari pukul 08.00 selesai sampai pukul 12.00 WIB, karena guru-guru yang bertindak sebagai panitia penggalangan dana dan donasi harus menyesaikan tugasnya, maka kita pulang lebih awal.Aku sangat senang sekali kali ini bisa berbagi dengan orang yang membutuhkan walaupun hanya buku saja, tapi akau yakin mereka sangat membutuhkannya.
Seminggu kemudian,disebrang sana aku melihat ayah dari anak yang waktu itu aku lihat disebrang jalan sewdang memungut sampah, tapi aku tidak melihat anak itu, semoga donasi kemarin bisa membantu anak tersebut bersekolah kembali. Sesampainya aku didepan kelas aku melihat anak yang pernah aku lihat sebelumnya, ya dia anak yang bersama ayahnya itu, aku segera menghampirinya dan menyapanya
“Hallo, Kamu murid baru disini ya? Perkenalkan namaku Mia”Kataku sambil mengulurkan tangan untuk berkenalan
“Hai, iya saya murid baru disekolah ini,nama saya Dian” katanya sambil menjabat tanganku
“Kamu yang waktu itu aku lihat disebrang jalan kan?”
“iya, sekarang aku sangat bersyukut berkat sekolah kalian aku bisa berskolah kembali tanpa harus membebankan orang tuaku”Katanya sambil tersenyum manis
“Aku sangat senang sekali kamu bisa bersekolah kembali”
“Mia apakah ini buku yang kau donasikan ?”
“Iya benar itu bukuku, dan sekarang itu milikmu, kau suka ceritanya ?menarik bukan ? aku sudah membacanya berulang kali hehe”
Bel sudah berbunyi dan aku mengajak Dian untuk masuk kekelas,dan memperkenalnya kepada teman-temanku, aku sangat senang sekali Dian bisa bersekolah disini,Ternyata  membuat orang-orang bahagia itu sederhana contohnya dengan acara kemarin, walaupun hanya buku tapi bisa bermanfaat untuk orang lain.Bagaimana dengan kalian apakah sudah membuat orang disekitar kalian bahagia ? Ayo bermanfaatlah untuk orang lain agar mereka bisa senang dan sama bahagiannya seperti kita.

363 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini